KUNINGAN – Babinsa Desa Luragungtonggoh Koramil 1507/Luragung, Serka Wahyu Candra Buana, bersama perangkat desa dan masyarakat melaksanakan upaya pemadaman kebakaran lahan yang terjadi di Dusun Puhun RT 04 RW 02, Desa Luragungtonggoh, Kecamatan Luragung, Kabupaten Kuningan, Rabu (16/09/2026).
Kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 11.40 WIB pada lahan seluas kurang lebih 1 hektare. Dari luasan tersebut, area yang terbakar diperkirakan sekitar 300 meter persegi. Kondisi musim kemarau dengan banyaknya daun tebu yang mengering menyebabkan api mudah menjalar.
Setelah menerima laporan adanya kebakaran, Babinsa segera berkoordinasi dengan perangkat desa dan masyarakat. Selanjutnya, secara bergotong royong mereka melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api meluas ke area lahan lainnya maupun lingkungan sekitar.
Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.17 WIB. Berdasarkan informasi di lapangan, titik awal kebakaran berada pada bagian lahan yang tidak digarap. Dugaan sementara, kebakaran terjadi akibat adanya pembakaran yang kemudian ditinggalkan, namun penyebab pastinya masih perlu dipastikan.
Usai api berhasil dipadamkan, Serka Wahyu Candra Buana memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, terlebih pada musim kemarau ketika kondisi daun dan rumput kering sangat mudah terbakar.
> “Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sembarangan, karena pada musim kemarau seperti sekarang bahan-bahan kering sangat mudah terbakar dan api dapat dengan cepat meluas. Apabila melihat adanya titik api, segera laporkan agar dapat ditangani secepatnya, ” ujar Serka Wahyu Candra Buana.
Babinsa juga mengajak perangkat desa untuk bersama-sama meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta pentingnya menjaga lingkungan dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran selama musim kemarau.
Kepala Desa Luragungtonggoh, Emnar Maesojenar, S.E., menyampaikan bahwa keterlibatan perangkat desa dan masyarakat dalam pemadaman menunjukkan pentingnya kepedulian serta gotong royong dalam menghadapi kejadian kebakaran di lingkungan.
> “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan. Kewaspadaan dan kepedulian masyarakat sangat diperlukan agar kejadian serupa tidak terulang dan tidak menimbulkan kerugian yang lebih besar, ” ungkap Emnar Maesojenar, S.E.
Sementara itu, Danramil 1507/Luragung, Kapten Arh. Fatkhu Azis, menegaskan bahwa upaya pencegahan dan penanganan kebakaran lahan membutuhkan peran bersama antara aparat kewilayahan, pemerintah desa, dan masyarakat.
> “Kesiapsiagaan dan kecepatan dalam penanganan sangat penting untuk mencegah api meluas. Kami terus mendorong Babinsa bersama perangkat desa dan masyarakat meningkatkan kewaspadaan serta melakukan sosialisasi bahaya karhutla, khususnya selama musim kemarau, ” tutur Kapten Arh. Fatkhu Azis.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk kepedulian Babinsa bersama pemerintah desa dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, mencegah meluasnya kebakaran, serta meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap ancaman kebakaran lahan.

Mil 07