KUNINGAN – Dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Babinsa Desa Cikandang Koramil 1507/Luragung, Sertu Edi Kurniadi, melaksanakan anjangsana sekaligus sosialisasi pencegahan Karhutla kepada Perangkat Desa Cikandang, bertempat di Kantor Desa Cikandang, Kecamatan Luragung, Kabupaten Kuningan, Selasa (08/09/2026) pukul 10.00 WIB.
Dalam kegiatan tersebut, Sertu Edi Kurniadi menyampaikan imbauan agar masyarakat tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan, khususnya di sekitar kebun dan lahan pertanian. Hal tersebut perlu menjadi perhatian karena pada musim kemarau banyak terdapat dedaunan dan rumput kering yang mudah terbakar sehingga api dapat dengan cepat merambat dan meluas.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan, terutama di dekat kebun dan lahan. Kondisi musim kemarau membuat banyak dedaunan kering yang sangat mudah terbakar. Kami juga meminta dukungan Perangkat Desa untuk bersama-sama menyosialisasikan bahaya Karhutla kepada masyarakat, sehingga kejadian kebakaran dapat kita cegah sejak dini, ” ujar Sertu Edi Kurniadi.
Babinsa juga mengajak Perangkat Desa untuk meningkatkan kewaspadaan serta berperan aktif dalam memberikan edukasi kepada warga mengenai dampak Karhutla terhadap lingkungan, lahan pertanian, kesehatan, maupun keselamatan masyarakat.
Kepala Desa Cikandang, Didi Tarsadi, menyambut baik kegiatan tersebut dan menyatakan kesiapan pemerintah desa untuk bersinergi dengan Babinsa dalam mengedukasi masyarakat.
“Pemerintah Desa Cikandang siap mendukung upaya pencegahan Karhutla. Kami akan mengajak seluruh Perangkat Desa dan unsur masyarakat untuk ikut menyampaikan imbauan agar warga tidak melakukan pembakaran sampah maupun lahan secara sembarangan, khususnya selama musim kemarau, ” kata Didi Tarsadi.
Sementara itu, Danramil 1507/Luragung, Kapten Arh. Fatkhu Azis, menegaskan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan peran bersama antara aparat, pemerintah desa, dan masyarakat.
“Pencegahan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan kepedulian dan partisipasi seluruh elemen masyarakat. Dengan meningkatkan kewaspadaan, menghindari pembakaran sembarangan, serta memperkuat koordinasi di tingkat desa, potensi terjadinya kebakaran dapat diminimalkan, ” tegas Kapten Arh. Fatkhu Azis.
Melalui kegiatan anjangsana dan sosialisasi tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya Karhutla semakin meningkat. Sinergi antara Babinsa, pemerintah desa, dan masyarakat juga diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman serta mencegah terjadinya kebakaran, terutama selama musim kemarau.(PERS)

Mil 07